LONDON, r3nmedia.com - Kabar duka sekaligus mengejutkan datang dari panggung politik Inggris BBC. Mantan menteri senior era Perdana Menteri John Major sekaligus tokoh konservatif terkemuka, Ann Widdecombe (78), ditemukan tewas dengan luka serius di kediaman pribadinya di kawasan terpencil Haytor, Dartmoor, Devon BBC, BBC.
Kasus dugaan pembunuhan ini memicu gelombang duka dan kemarahan di kalangan politikus Inggris, mulai dari Perdana Menteri Sir Keir Starmer hingga bos partai Reform UK Nigel Farage, tempat terakhir Widdecombe bernaung sebagai juru bicara imigrasi dan keadilan Sky News.
Kepolisian Devon and Cornwall yang dibantu satuan Penumpasan Terorisme (Counter Terrorism Policing) bergerak cepat memburu pelaku BBC. Berikut adalah update fakta terbaru terkait penyelidikan kasus tersebut per Juli 2026:
- Tersangka Baru Ditangkap di Tempat Lain: Operasi pengejaran beralih ke wilayah South Yorkshire, sekitar 430 km dari lokasi kejadian BBC. Di sana, polisi resmi menahan seorang pria baru berusia 28 tahun (sebelumnya sempat dilaporkan 26 tahun) atas dugaan keterlibatan kuat dalam pembunuhan ini Sky News.
- Kronologi Waktu Serangan: Detektif meyakini serangan brutal terjadi pada Rabu, 8 Juli 2026 sekitar pukul 12.30 siang waktu setempat BBC. Spekulasi mencuat setelah kontak terakhir Widdecombe dengan kru televisi terputus tiba-tiba di jam tersebut BBC, sebelum jenazahnya ditemukan keesokan harinya oleh tim ambulans BBC.
- Bukan Motif Politik atau Terorisme: Asisten Kepala Polisi Matt Longman menegaskan bahwa sejauh ini penyelidikan murni mengarah pada tindak kriminal umum Wikipedia. Tidak ada indikasi atau bukti kuat yang mengaitkan kasus pembunuhan keji ini dengan motif politik maupun aksi terorisme Sky News.
Akibat tragedi berdarah yang menimpa Widdecombe, partai Reform UK langsung memberlakukan pengamanan ketat 24 jam penuh bagi seluruh anggotanya di parlemen demi mengantisipasi potensi ancaman serupa Sky News.


Memuat komentar...