JAKARTA, r3nmedia.com โ Koperasi Desa Merah Putih terus memacu ekspansi bisnisnya secara masif di seluruh wilayah Indonesia. Guna memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi jaringan akar rumput, pihak manajemen optimistis dapat merampungkan pembangunan target total 30.000 gerai fisik pada akhir tahun ini.
Akselerasi pembangunan ini difokuskan pada wilayah kelurahan dan desa yang selama ini belum terjangkau oleh jaringan ritel modern secara optimal.
Pengembangan puluhan ribu gerai ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat belanja harian masyarakat. Koperasi Desa Merah Putih berkomitmen menjadikan gerai ini sebagai wadah distribusi utama bagi produk-produk hasil tani dan UMKM lokal.
"Kami ingin memotong rantai pasok yang panjang. Dengan adanya gerai di setiap desa, petani dan pelaku usaha lokal bisa langsung menyalurkan produknya ke koperasi untuk dijual kembali ke masyarakat dengan harga yang lebih kompetitif," ujar perwakilan manajemen Koperasi Desa Merah Putih.
Menghadapi tantangan logistik di wilayah pelosok, koperasi mengintegrasikan sistem rantai pasok digital untuk memantau stok barang secara real-time. Langkah digitalisasi ini diterapkan guna memastikan pasokan barang pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula tetap aman dan stabil hingga ke ujung target ekspansi.
Hingga pertengahan kuartal ini, ribuan gerai baru dilaporkan sudah mulai beroperasi di beberapa wilayah percontohan. Pihak koperasi menggandeng pemerintah daerah serta komunitas pemuda desa setempat untuk mempercepat proses konstruksi dan pelatihan kerja bagi pengelola gerai.

Memuat komentar...