Jakarta โ Arus lalu lintas di sepanjang Jalan Layang (Flyover) Non-Tol Pangeran Antasari yang mengarah ke Cipete, Jakarta Selatan, mengalami kemacetan parah pada Rabu (5/8/2026) malam. Kepadatan volume kendaraan ini dipicu oleh adanya proyek galian di lajur kiri jalan yang memakan sebagian badan jalan.
Kemacetan terpantau mulai mengular sejak area Blok M hingga titik penyempitan jalur menjelang turunan ke arah Cipete.
Proyek galian utilitas di lajur kiri jalan layang yang memakan sebagian badan jalan. Penyempitan jalur (bottleneck) di titik galian menjelang turunan ke arah Cipete. Kendaraan roda empat dan roda dua mengular hingga area Blok M. Kendaraan hanya bisa merayap dengan kecepatan di bawah 10 km/jam.
"Sama sekali tidak bergerak dari atas Blok M. Biasanya lewat flyover ini cepat, malam ini tertahan hampir 45 menit karena ada pengerjaan galian di lajur kiri menjelang turunan," ujar salah satu pengendara mobil, Ramdhan (34), di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian lalu lintas dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) sudah berada di lokasi untuk melakukan pengaturan manual dan mempercepat evakuasi penyempitan arus. Para pengendara yang hendak menuju arah Cipete, Cilandak, maupun Pondok Labu diimbau untuk menghindari Flyover Antasari malam ini.
Pengendara disarankan menggunakan jalur bawah (Jalan Pangeran Antasari jalur arteri) atau beralih ke rute alternatif melalui Jalan Wijaya dan Jalan Fatmawati Raya guna menghindari jebakan macet.

Memuat komentar...