JAKARTA - Presenter kondang Ruben Onsu blak-blakan mengenai salah satu polemik rumah tangganya yang kembali mencuat di ruang publik. Ruben mengaku kerap diminta untuk melunasi tagihan kartu kredit sang mantan istri, Sarwendah Tanpa, tanpa pernah diberikan rincian pengeluaran secara transparan.

"Tiap bulan Ruben itu, dimintakan setengah dari seluruh pemakaian kartu kredit di bulan itu oleh S alasannya untuk anak-anak," kata kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin.

Meski presenter berusia 42 tahun itu bersedia memenuhi kewajiban tersebut, persoalan muncul ketika meminta transparansi mengenai rincian apa saja yang telah dibeli. Ruben Onsu diklaim, hanya mendapatkan informasi berupa nominal angka yang harus dibayar tanpa pernah melihat tagihan resmi.

Ayah tiga anak itu merasa keberatan karena, nominal yang ditagihkan tergolong fantastis dan terus berulang setiap bulan. Pihak Ruben Onsu menekankan, sebagai pihak yang mengeluarkan dana, memiliki hak untuk mengetahui peruntukan uang tersebut secara mendetail agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran.

"Ruben kan tanya ini apa aja pembelanjaannya kok cuma angkanya, misal bayar Rp 50 juta itu setengah lo tadinya Rp 100 juta, saya Rp 50 juta kamu Rp 50 juta. Tapi Ruben kan gak pernah lihat tagihan yang sesungguhnya berapa, penggunaannya untuk apa," tutur Minola Sebayang.

Kondisi ini sempat memicu perdebatan di antara keduanya sebelum resmi berpisah. Ruben merasa sebagai kepala rumah tangga saat itu, dirinya memiliki hak untuk mengetahui ke mana saja aliran dana dari kartu kredit yang tagihannya dibebankan kepada dirinya setiap bulan.

Pihak Sarwendah sendiri sebelumnya menyatakan bahwa pengeluaran tersebut sebagian besar digunakan untuk keperluan logistik rumah tangga dan kebutuhan anak-anak. Namun, minimnya keterbukaan format laporan finansial bulanan membuat hubungan komunikasi keduanya di masa lalu sempat menegang terkait urusan pengelolaan keuangan.