Jakarta - Amerika Serikat (AS) kini tengah digegerkan oleh wabah diare hebat mematikan yang meluas secara masif ke berbagai negara bagian. Hasil investigasi mendalam dari otoritas kesehatan federal, FDA dan CDC, resmi mengidentifikasi selada gunung es (iceberg lettuce) asal Meksiko yang disajikan di gerai restoran cepat saji Taco Bell sebagai salah satu sumber utama penularan.

Tercatat ada lebih dari 6.700 kasus terkonfirmasi laboratorium secara nasional, dengan tambahan 11.500 laporan suspek yang masih dalam pemeriksaan intensif. Lonjakan kasus ini telah memicu kekhawatiran nasional, terutama setelah otoritas kesehatan di Michigan melaporkan dua kematian pertama dari pasien yang terinfeksi dan mengalami dehidrasi akut.

"Badan pengawas mendeteksi kontaminasi bersumber dari pasokan satu produsen besar, yakni Taylor Farms de Mexico, yang mendistribusikan selada ke waralaba Taco Bell," tulis rilis resmi FDA Amerika Serikat.

Penyakit saluran pencernaan yang melanda ribuan warga AS ini disebabkan oleh mikroba parasit usus bernama Cyclospora cayetanensis. Gejala infeksi yang ditimbulkan tidak bisa diremehkan dan sangat menyiksa para korban:

  • Diare Hebat Akut: Penderita mengalami buang air besar berair secara terus-menerus yang datang berulang kali, bahkan dilaporkan bisa mencapai 20 kali dalam sehari.
  • Gejala Sistemik: Penyakit ini disertai kram perut menyakitkan, mual muntah, hilangnya nafsu makan secara drastis, hingga kelelahan ekstrem (fatigue).
  • Masa Inkubasi Panjang: Gejala infeksi parasit umumnya baru mulai muncul ke permukaan dalam rentang 2 hingga 14 hari setelah korban mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.
  • Risiko Dehidrasi Fatal: Meski jarang berujung kematian pada orang sehat, infeksi ini bisa berakibat fatal akibat dehidrasi parah pada kelompok rentan atau pasien yang memiliki penyakit penyerta (underlying conditions).

Menyusul situasi darurat ini, manajemen Taco Bell langsung mengambil langkah cepat dengan menghentikan total penggunaan selada dari pemasok terkait dan menghapusnya dari menu. Pihak Taylor Farms juga telah mengumumkan penarikan produk secara sukarela dari pasar komersial AS, termasuk sayuran yang dipasok ke ritel besar seperti Walmart.

Akibat skandal higienitas pangan ini, tingkat kunjungan konsumen (foot traffic) ke gerai Taco Bell di seluruh AS dilaporkan sempat anjlok hingga hampir 30%. Perusahaan induknya, Yum! Brands, kini tengah berupaya memulihkan kepercayaan publik melalui kampanye transparansi penuh serta peluncuran berbagai menu promo tanpa sayuran selada