JAKARTA, r3nmedia.com - Situasi di Timur Tengah kembali membara setelah pasukan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran meluncurkan serangan mendadak menggunakan sejumlah rudal balistik ke pangkalan militer Amerika Serikat (AS). Serangan udara ini mengakhiri jeda pertempuran singkat yang sempat disepakati kedua belah pihak selama akhir pekan kemarin.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa rentetan rudal tersebut dilepaskan pada hari Selasa pukul 17.45 waktu bagian timur AS. Laporan lokal mengindikasikan serangan rudal tersebut diarahkan menuju pangkalan militer Washington yang berada di Yordania.
"Seluruh rudal Iran berhasil dicegat," tulis pernyataan resmi CENTCOM melalui platform X. Pihak militer AS memastikan tidak ada kerusakan berarti maupun korban jiwa dari serangan fajar pertengahan pekan ini.
Ketegangan perang berskala penuh antara AS-Israel melawan Iran ini terus meluas sejak meletus pada Februari lalu. Sesaat sebelum serangan rudal terjadi, Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, sempat memperingatkan bahwa Teheran siap mengambil tindakan ekstrem apa pun demi mempertahankan kontrol penuh atas Selat Hormuz.

Memuat komentar...