Groundbreaking Sekolah Rakyat di Biak Numfor resmi dilakukan Mendagri Tito Karnavian. Bukan seremoni biasa — ini wujud nyata dukungan ke program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Sekolah ini bukan cuma bangunan. Idenya: pendidikan gratis buat anak-anak dari keluarga kurang mampu. Di Papua, akses pendidikan masih jadi pekerjaan rumah besar. Tito datang langsung, peletakan batu pertama, disaksikan tokoh adat dan pejabat daerah.
"Ini komitmen pemerintah pusat," kata Tito dalam sambutannya. "Anak-anak Papua harus punya masa depan yang sama." Nggak ada basa-basi. Langsung eksekusi.
Rencananya, Sekolah Rakyat bakal dibangun di beberapa titik di Indonesia. Biak Numfor jadi salah satu lokasi pertama. Kenapa? Karena angka putus sekolah di sana masih tinggi. Tito bilang, ini bagian dari pemerataan pembangunan.
Dana pembangunan? Dari APBN dan juga swasta. Skema gotong royong. Makanya, groundbreaking ini penting — bukan sekadar peletakan batu, tapi sinyal bahwa pemerintah serius.
Lokasi sekolah di atas tanah seluas 2 hektar. Fasilitasnya bakal lengkap: kelas, laboratorium, perpustakaan, dan asrama. Soalnya, jarak rumah ke sekolah di Biak Numfor bisa puluhan kilometer. Dengan asrama, anak-anak bisa tinggal dan belajar dengan nyaman.
Tito juga menekankan kurikulum. Bukan cuma akademik, tapi juga keterampilan hidup. "Mereka harus bisa bersaing," ujarnya. Target: 2026 sekolah sudah beroperasi.
Sementara itu, kepala daerah setempat menyambut antusias. "Ini impian kami," kata Bupati Biak Numfor. Dulu, banyak anak harus jalan kaki berjam-jam untuk sekolah. Sekarang, ada harapan baru.
Program prioritas Presiden memang fokus pada pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Sekolah Rakyat ini jadi salah satu pilar. Tito memastikan, pengawasan akan ketat. Nggak ada proyek mangkrak.
Tapi, tantangan tetap ada. Cuaca ekstrem di Papua bisa menghambat konstruksi. Belum lagi medan yang sulit. Tito optimistis: "Kita kerjakan bersama-sama. Semua bisa."
Masyarakat Biak Numfor punya harapan besar. Sekolah ini bukan cuma gedung, tapi jembatan menuju masa depan yang lebih baik. Apakah program ini akan berhasil? Kita lihat saja eksekusinya. Tapi setidaknya, langkah pertama sudah dimulai.

Memuat komentar...