Jakarta โ€” Kasus penemuan jasad bayi perempuan di teras sebuah klinik di kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya terungkap. Pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan pelaku berinisial E (38), yang tidak lain merupakan ibu kandung dari bayi malang tersebut.

Berdasarkan keterangan polisi, bayi dengan berat 2,8 kg tersebut ditemukan perawat pada Rabu (29/7/2026) pagi dengan kondisi masih terdapat tali pusar. Pelaku nekat membuang bayinya karena malu hamil di luar nikah.

Sebelum melahirkan di teras klinik, E sempat berusaha menggugurkan kandungan dengan jamu rumput fatimah. Saat ini, pelaku tengah dirawat di Puskesmas dan kasusnya didalami oleh Polres Tangsel.

Saat ditemukan, bayi perempuan tersebut diduga dalam keadaan baru lahir karena masih ada tali pusarnya dan bercak darah. Polisi bergerak cepat menyelidiki kasus tersebut.

Dia mengatakan jenazah pertama kali ditemukan oleh saksi yang merupakan perawat di klinik tersebut. Kemudian saksi melaporkannya kepada polisi.

"Itu kan di teras klinik itu, terus lalu ada saksi ada dua orang saksi itu melaporkan kejadian kepada petugas kepolisian Polsek itu," ucapnya.

Polisi menyelidiki temuan jenazah bayi tersebut dan menangkap wanita berinisial E (38). Wanita tersebut merupakan ibu kandung korban.

"Tim Reskrim bersama Unit PPA Satreskrim Polres melakukan penyisiran mencari terduga pelaku dan diketemukanlah terduga pelaku berada di Puskesmas Pondok Aren," kata Kapolsek Pondok Aren Kompol Anne Rose Agrippina Putri, Kamis (30/7).

Pelaku sempat berupaya untuk menggugurkan kandungannya tersebut. Bayi yang dibuang tersebut berusia sekitar 7 bulan.

"Pelaku diketahui hamil sejak bulan Desember 2025 pada saat melakukan test pack mandiri. Pada usia kandungan 2 minggu terduga pelaku sempat mengkonsumsi jamu rumput fatimah sebanyak 5 kali untuk menggugurkan kandungannya. Tetapi tidak berhasil sehingga akhirnya terduga pelaku melahirkan di teras klinik," jelasnya.

Saat ini pelaku masih menjalani perawatan medis. Pihak kepolisian masih melakukan serangkaian pendalaman.