JAKARTA, r3nmedia.com - Sebuah speedboat yang mengangkut rombongan wisatawan terbalik di perairan Pulau Phu Quoc, Vietnam selatan. Insiden maut tersebut mengakibatkan 15 orang turis asal India tewas.

Dilansir dari AFP, Minggu (12/7/2026), kapal cepat tersebut total membawa 36 orang. Rinciannya adalah 32 wisatawan asal India dan 4 orang awak kapal berkebangsaan Vietnam.

Para turis asing ini diketahui merupakan karyawan dari salah satu perusahaan telepon seluler swasta di India. Mereka sedang berada di Vietnam dalam rangka menghadiri acara pertemuan tahunan perusahaan.

Sponsored Deal

Kecelakaan tragis ini terjadi pada Sabtu (11/7) sore waktu setempat. Kapal terbalik saat dalam perjalanan pulang setelah rombongan mengunjungi tempat wisata di pulau sekitar.

Pejabat provinsi Partai Komunis Vietnam, Nguyen Tien Hai, menyebut kapal tersebut karam di titik yang berjarak sekitar 400 meter dari bibir pantai Pulau May Rut Ngoai. Lokasi ini berada sekitar 10 kilometer di sebelah selatan pulau wisata utama, Phu Quoc.

Nguyen Tien Hai menambahkan, dugaan awal penyebab kecelakaan akibat faktor cuaca buruk. Ombak besar dan angin kencang tiba-tiba dihantamkan ke lambung kapal hingga membuatnya terbalik.

Proses evakuasi berjalan dramatis. Perahu nelayan setempat dan kapal wisata lain yang berada di sekitar lokasi langsung bergegas memberikan pertolongan pertama sebelum tim SAR tiba.

Otoritas Penjaga Perbatasan An Thoi bersama angkatan laut dan penjaga pantai Vietnam kemudian dikerahkan secara masif untuk menyisir lokasi kejadian. Beberapa korban dilaporkan sempat terjebak di dalam lambung kapal yang terbalik sebelum akhirnya bisa dikeluarkan.

Komite Rakyat Zona Ekonomi Khusus Phu Quoc mengonfirmasi seluruh penumpang kapal telah ditemukan pada Sabtu sore pukul 17.30 waktu setempat.

Dari total korban tewas, 13 di antaranya merupakan laki-laki dan 2 orang perempuan. Sementara itu, 21 korban yang selamat langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat di kawasan Phu Quoc untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Perdana Menteri India Narendra Modi langsung menyampaikan rasa duka mendalam atas tragedi yang menimpa warganya. Modi memastikan personel dari Kedutaan Besar India di Vietnam telah diterjunkan ke lokasi untuk mendampingi para korban selamat serta mengurus proses repatriasi jenazah ke kampung halaman.

Di sisi lain, Perdana Menteri Vietnam Le Minh Hung langsung mengeluarkan instruksi tegas. Ia memerintahkan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Le Minh Hung juga meminta kementerian terkait segera meninjau ulang standar keselamatan jalur transportasi air di seluruh wilayah maritim pariwisata Vietnam agar tragedi mematikan ini tidak terulang kembali.