Tangerang Selatan - Polsek Ciputat Timur berhasil mengungkap kasus pencurian ribuan baki makanan stainless steel (ompreng) di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 07 Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Ironisnya, aktor utama sekaligus otak dari aksi pembobolan massal ini adalah petugas keamanan (satpam) di lokasi tersebut.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengonfirmasi pencurian aset milik Yayasan Dunia Berkah Mandiri ini dilakukan secara bertahap sejak 16 Juni hingga 7 Juli 2026 agar tidak memicu kecurigaan. Total aset yang digasak meliputi 1.700 unit ompreng, dua unit kompor gas Rinnai, satu blender Turbo, satu printer Epson, satu genset Krisbow, satu set power box, perangkat perekam CCTV, serta satu bundel kunci gerbang.
"Security TRS (50) alias Cangkim punya peran sangat dominan. Dia sebagai kreator yang membuat skenario bagaimana pencurian pemberatan ini berlangsung," kata Kompol Bambang Askar Sodiq kepada wartawan, dikutip Rabu (29/7/2026).
Awalnya pelaku sempat bungkam saat diinterogasi oleh Tim Opsnal Reskrim. Namun, polisi berhasil melacak petunjuk setelah mendapatkan informasi adanya seseorang berinisial DH alias Bucek yang menawarkan ompreng stainless tersebut di pasar. Cangkim akhirnya mengaku telah bersekongkol dengan tiga rekan lainnya.
Hingga saat ini, polisi telah menahan tiga tersangka yakni Cangkim, GZ alias Elub (36), dan DK alias Ole (32). Sementara satu pelaku lainnya berinisial H masih berstatus buron dan dalam pengejaran intensif. Akibat insiden ini, operasional dapur pemenuhan gizi anak sekolah tersebut sempat terganggu. Para pelaku dijerat dengan Pasal pencurian dengan pemberatan UU Nomor 1 Tahun 2023.

Memuat komentar...