Surabaya โ€” Kisah heroik sekaligus menegangkan datang dari Saleh (40), salah satu penumpang selamat dari tragedi kebakaran hebat yang melanda Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Madura.

Di tengah kepungan asap hitam pekat dan kobaran api yang membubung tinggi, pria asal Makassar ini nekat melompat ke tengah laut sedalam puluhan meter hanya bermodal sebuah jeriken kosong demi menyelamatkan nyawanya.

Aksi nekat tersebut diambil setelah situasi di atas dek kapal berubah menjadi kepanikan massal yang tak terkendali.

Menurut kesaksian Saleh saat ditemui di posko kedaruratan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, peristiwa bermula ketika alarm darurat kapal mendadak berbunyi nyaring di tengah malam.

"Waktu itu pilihannya hanya dua ikut terpanggang di atas kapal atau mencoba bertahan hidup di laut. Saya tidak mikir panjang lagi, langsung peluk jeriken itu erat-erat dan lompat ke bawah," kenang Saleh dengan suara bergetar mengingat momen hidup dan mati tersebut, Selasa (4/8/2026).

Perjuangan Saleh belum usai setelah melompat ke air. Di tengah kegelapan malam dan terjangan ombak perairan utara Madura, ia harus terus mengapung sekuat tenaga menggunakan daya apung jeriken plastik tersebut. Dirinya harus berjuang melawan dinginnya air laut serta rasa kram pada bagian kaki selama hampir tiga jam lamanya.

Beruntung, ketegaran fisiknya membuahkan hasil. Menjelang subuh, tim SAR gabungan dari Basarnas yang menggunakan perahu karet berhasil melihat lambaian tangan Saleh di permukaan air. Ia langsung dievakuasi ke atas kapal penyelamat dalam kondisi lemas akibat hipotermia, namun dinyatakan selamat tanpa luka bakar serius.