12 Agustus 2026, langit di beberapa titik Bumi bakal gelap total. Gerhana Matahari Total akan menyapa penduduk di jalur sempit dari Samudra Atlantik Utara hingga Eropa Barat.

Totalitasnya cuma beberapa menit. Tapi pemandangannya โ€” bikin bulu kuduk merinding. Matahari tertutup sempurna oleh Bulan, korona menyala seperti cincin api.

Jalur totalitas membentang mulai dari Greenland timur, Islandia, lalu melintasi Samudra Atlantik, sampai ke Spanyol utara. Kota-kota kecil di Greenland bakal jadi saksi. Reykjavik, Islandia, dapat durasi totalitas sekitar 1 menit 10 detik.

Spanyol jadi satu-satunya negara Eropa daratan yang kebagian tampilan total. Kota Bilbao, Zaragoza, dan Pulau Mallorca โ€” semua masuk jalur. Tapi cuaca Agustus di Spanyol bisa cerah, jadi peluang bagus. Sementara di Greenland, cuaca ekstrem jadi tantangan. Tapi lanskap salju dan es bikin kontras makin dramatis.

Buat yang di Indonesia, sayangnya nggak masuk jalur totalitas. Tapi jangan kecewa dulu. Sebagian wilayah Indonesia bagian barat bakal lihat gerhana matahari sebagian. Mulai dari Sumatera, Kalimantan, Jawa, hingga Sulawesi โ€” durasi parsialnya bervariasi. Makin ke barat, makin besar penampakan.

Sponsored Deal

Waktu puncak gerhana parsial di Indonesia tergantung lokasi. Misalnya di Jakarta, puncaknya sekitar pukul 16.30 WIB. Tapi jangan lihat langsung tanpa alat โ€” mata bisa rusak permanen. Pakai kacamata khusus gerhana atau filter matahari yang standar.

Nah, buat yang penasaran, fenomena ini udah dinanti para astronom amatir dan profesional. Gerhana total seperti ini nggak sering terjadi. Rata-rata cuma sekali setiap 18 bulan di Bumi, tapi lokasi jalurnya acak. Jadi kalau ada kesempatan, jangan lewatkan.

Apakah kamu bakal traveling ke Eropa demi melihatnya? Atau cukup puas dengan pemandangan parsial dari halaman rumah?