Jakarta — Sukacita keberhasilan Tim Nasional Argentina di panggung tertinggi sepak bola dunia kini dibayangi oleh ancaman hukuman serius. Induk organisasi sepak bola dunia, FIFA, mengonfirmasi telah memulai investigasi formal terkait serangkaian pelanggaran disiplin yang terjadi selama dan setelah pertandingan Final Piala Dunia 2026.
Pemicu utama kericuhan pasca-laga Final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife didasari oleh akumulasi frustrasi skuad Argentina yang kalah dramatis 0-1 dari Spanyol lewat babak perpanjangan waktu. Situasi ini kemudian meledak akibat aksi provokasi dan konfrontasi fisik langsung antarpemain.
Penyelidikan ini berfokus pada laporan pengawas pertandingan mengenai adanya ketegangan tinggi yang berujung pada aksi saling dorong antarpemain di area lorong menuju ruang ganti.
Selain itu, beberapa penggawa Argentina kedapatan melakukan selebrasi di depan bangku cadangan lawan yang dianggap memicu provokasi massa dan mencederai nilai-nilai sportivitas.
Komite Disiplin FIFA menyatakan bahwa Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) berpotensi melanggar Pasal 11 (Perilaku Ofensif dan Pelanggaran Prinsip Fair Play) serta Pasal 12 (Pelanggaran Pemain dan Ofisial) dalam Kode Disiplin FIFA.
Jika terbukti bersalah, sanksi tegas tidak hanya menyasar individu pemain berupa skorsing laga, tetapi juga denda materiil yang signifikan bagi federasi, serta kewajiban menggelar pertandingan tanpa penonton (behind closed doors) pada kualifikasi turnamen berikutnya.

Memuat komentar...