LONDON, r3nmedia.com โ€” Pemerintah Inggris resmi mengumumkan langkah reformasi pendidikan global yang revolusioner. Mulai masa ajaran baru, para pelajar sekolah menengah di negara tersebut yang telah menginjak usia 14 tahun (Kelas 10) akan mulai ditawarkan kurikulum terintegrasi yang mempelajari bidang teknik dan kecerdasan buatan (AI).

Kebijakan strategis ini dirancang untuk menyelaraskan subjek sains mutakhir dengan kurikulum akademik inti, sekaligus memberikan jalur karier yang jauh lebih terarah bagi generasi muda sebelum memasuki dunia kerja.

Peluncuran kurikulum masa depan ini bukan tanpa alasan. Pemerintah mengambil langkah taktis ini di tengah melonjaknya data nasional yang mencatat lebih dari 1 juta anak muda di Inggris masuk dalam kategori NEET (Not in Education, Employment, or Training atau tidak bersekolah, bekerja, maupun mengikuti pelatihan). Angka ini menjadi rekor tertinggi yang dihadapi Inggris dalam kurun waktu 12 tahun terakhir.

"Kita sudah terlalu lama memiliki sistem pendidikan yang hanya berorientasi pada rute universitas," ujar Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham, sebagaimana dikutip dari BBC. "Rute lama itu seolah mengirimkan pesan kepada sebagian anak muda bahwa mereka adalah warga negara kelas dua jika tidak kuliah, dan itu tidak benar."

Burnham menegaskan, generasi baru ini membutuhkan sistem pendidikan yang seimbang antara porsi akademis dengan keahlian teknis nyata yang dibutuhkan oleh era digital.

Berbeda dengan mata pelajaran komputer konvensional, kurikulum kejuruan teknik dan AI ini akan dikoneksikan langsung dengan kebutuhan sektor industri dan pemberi kerja di wilayah masing-masing.

Menteri Pendidikan Inggris, Lucy Powell, menyebutkan bahwa program ini menandai dimulainya kolaborasi erat antara sekolah, pelaku bisnis, wali kota, dan dewan daerah. Tujuannya agar keterampilan yang didapatkan siswa di kelas berumur 14 tahun tersebut langsung selaras dengan lowongan kerja riil yang tersedia di sekitar tempat tinggal mereka.

Selain bidang AI dan manufaktur modern, skema baru ini juga mencakup pelatihan di sektor energi hijau, konstruksi, serta layanan kesehatan. Pemerintah Inggris menargetkan jalur pendidikan teknologi baru ini sudah mulai berjalan penuh di sejumlah wilayah percontohan paling lambat pada tahun 2028.